Aku Ingin Merasakan Apapun
Aku ingin membanting tulang sebagai janda, lalu menyapu lantai sebagai duda. Aku ingin berpikir sebagai komedian, dan melawak sebagai filsuf. Aku ingin menangis sebagai nenek-nenek, juga marah-marah sebagai anak kecil. Aku ingin bercahaya sebagai bintang film, pula bersandiwara sebagai bintang di langit. Aku ingin bicara sebagai penyair, dan mungkin menulis sebagai penyiar. Aku ingin membaca sebagai penulis, juga menulis sebagai pembaca. Aku ingin bermain sebagai penonton, lalu menonton sebagai pemain. Aku ingin merawat sebagai pasien, lalu terbaring sebagai suster. Aku ingin pidato sebagai rakyat, atau berdemo sebagai presiden. Dan seterusnya.
Apa aku terlalu banyak keinginan? Ya! Aku ingin merasakan apapun yang tidak dirasakan siapapun.
No comments:
Post a Comment