06 December 2012

Kuncup telah merekah saat embun mengecup dahannya, terik telah menyusup diam-diam ke dalam pori-pori saat mentari melepaskan percik demi percik apinya secara perlahan, angin malam telah mendekap raga hingga ujung jemari bergetar. Semua terlihat begitu wajar. Tak ada yang perlu diperbaiki. Satu lagi, aku bukan sang pemilik waktu. Kau bisa memintanya kepada Yang Maha Pemberi Waktu.

No comments:

Post a Comment