05 June 2012

Baru saja aku membuka sebuah laci kecil yang menjadi tumpuan berdirinya lampu tidurku. Aku mencoba untuk merapihkannya. Namun, tebak apa yang aku temui? Selembar kertas berisi puisi yang kubuat ketika aku masih duduk di bangku SMP kelas dua. Kalian pasti tidak percaya. Pun aku hahaha. Bisa-bisanya aku berkata sepuitis itu di usiaku yang masih sangat lugu. Surat itu aku tujukan kepada seorang laki-laki yang baru satu kali aku temui pada saat itu. Ya, satu kali. Entahlah, aku mengaguminya. Begini rupa surat itu :



Hahaha aku jadi malu sendiri membacanya :$

No comments:

Post a Comment