Aku menari-nari di atas kelopak. Kuletakkan ujung jemariku pada embun dan dahan yang sedang berpeluk. Menyejukkan. Sesejuk bisikkan lirih syair di kala senja. Aku mengadahkan kepalaku. Menatap langit, paparan jingga tanpa tepi. Ku pertemukan lututku dengan rumput yang berpeluh. Kemudian rusukku melemas hingga dahiku menyentuh tanah. "Tuhan, aku mengagumi karyamu. Biarkan aku bersimpuh untukmu."
No comments:
Post a Comment